Sekarang Semua Agen Properti Harus Memiliki Surat Izin dan Berlisensi

Sekarang Semua Agen Properti Harus Memiliki Surat Izin dan Berlisensi

Sekarang Semua Agen Properti Harus Memiliki Surat Izin dan Berlisensi – Perlu diketahui, beberapa waktu yang lalu pemerintah mengeluarkan peraturan baru terkait agen properti di seluruh Indonesia. Jadinya saat ini seluruh perusahaan agen properti harus memiliki surat izin dan menaati segala ketentuan dari pemerintah yang berlaku.

Aturan ini telah disepakati dan ditandatangani oleh DPP Asosiasi Real Estate Indonesia (AREBI) dan PT Bank China Construction Tbk (CCB Indonesia). Hal ini juga sebagai langkah untuk mendukung penerapan dan penegakkan kode etik dan aturan dalam bisnis properti dan jasa pemasaran properti yang sesuai dengan Permendag nomor 51/M-DAG/PER/7/2017.

Baca Juga :


Sekarang Semua Agen Properti Harus Memiliki Surat Izin dan Berlisensi

Nota kesepahaman ini ditandatangai oleh perwakilan dari kedua belah pihak. Dari pihak CCB Indonesia diwakili oleh Chandra Bachtiar selaku Consumer Asset Division Head CCB Indonesia. Sedangkan dari pihak AREBI diwakili oleh Hartono Sarwono selaku Ketua Umum DPP AREBI.

Hal ini digalakkan oleh AREBI sebagai bentuk dukungan terhadap program Kementrian Perdagangan RI yang mengharuskan seluruh perusahaan agen properti yang menjadi perantara dalam transaksi properti harus memiliki SIU-P4 (Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti). Jika terdapat agen properti yang melanggar, maka dapat dijatuhkan pidana penjara maksimal 4 tahun atau denda Rp 10 Miliar berdasarkan Undang-undang nomor 7 tahun 2014 pasal 106 tentang perdagangan.

Terdapat 2 poin utama yang terdapat dalam nota kesepahaman yang ditandatangani. Poin pertama adalah bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan agen properti yang telah bergabung menjadi anggota AREBI dan memiliki SIU-P4 (Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti).

Poin kedua adalah bekerjasama dengan agen properti yang profesional dan memiliki kompetensi serta memiliki Sertifikat Uji Kompetensi dari LSP BPI (Lembaga Sertifikasi Profesi Broker Properti Indonesia).

Menurut Consumer Asset Division Head CCB Indonesia, Chandra Bachtiar, selain mematuhi aturan dari pemerintah, pihaknya ingin agar profesi sebagai agen properti semakin diakui di mata masyarakat dan pemerintah.

Oleh karena itu, pihaknya bekerjasama dengan AREBI yang sudah diakui oleh pemerintah. Kerjasama tersebut juga untuk menjaring agen properti profesional yang bertanggung jawab. Menurut Ketua DPP AREBI Hartono Sarwono, pertumbuhan jumlah agen properti semakin meningkat setiap tahunnya.

Maka dari itu diperlukan sebuah aturan untuk mengawasi para agen properti di Medan, agen properti di Batam, hingga seluruh Indonesia agar profesi agen properti dapat dikelola secara profesional. CCB Indonesia dan AREBI juga akan memprioritaskan pembiayaan KPR kepada agen properti yang sudah berlisensi dan memiliki surat izin.

Itulah alasan mengapa sekarang semua agen properti terbai harus memiliki surat izin dan berlisensi. Ingin menjadi agen properti terbaik di Medan? Pastikan sudah tersertifikasi ya. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *